Rabu, 22 Oktober 2014

ANGGUR PTIH: bagaikan nata de coco...

Batu ini penampakannya mirip daging kelapa muda, nata de coco. Kayaknya kalau dikasih air kelapa, es, dan sedikit susu, lalu ditenggak...wow... pasti bukan menyejukkan tenggorokan, tapi malah bikin keselek ha ha....karena ini batu coy! Dan kata orang-orang, gemstoner, ini jenis batu Anggur. Bisa anggur Baturaja (tapi putih) atau anggur pacitan.



MUSTIKA PASIR EMAS: emas di dalamnya berkilau indah

Seusai shalat Jumat di Masjid Baiturrahman, Simpang Lima, Semarang, di bawah tangga ada seorang penjual batu. Karena saya hobi ngoleksi batu, maka saya pun melihat-lihat batu yang dijualnya. Ada sebuah batu cincin yang menarik perhatian saya. Batunya mengkristal seperti kaca, namun di dalamnya ada semacam dua lembar daun berwarna hitam. Nah di dalam dua lembar daun berwarna hitam itu menyembul butiran-butiran pasir berwarna emas. Jadi tampak seperti daun emas. Saya tanya pada tukang batu tersebut namnya apa? Dia bilang Mustika Pasir Emas. Tanpa banyak tanya lagi, saya langsung menawarnya. Terjadi kesepakan harga, dan saya pun merogoh dompet untuk membayarnya. Tapi apakah asli atau tidak, gak penting....yang penting kereeeeennnn.....Dan....jadilah hingga hari ini, batu ini jadi salah satu koleksi saya.




BATU SULAIMAN: matadewa berwarna pink

Karena saya banyak berteman sama Ustadz. Maka tak pelak lagi, batu yang satu ini pun merupakan pemberian ustadz. Dari negerinya nun jauh di Makassar saya, ia bawakan oleh-oleh batu ini untuk saya. Dia tidak menyebutkan jenis batu ini. Tapi yang menarik dari batu ini adalah batunya berwana pink, namun gurat di tengahnya tampak seperti mata. Maka saya memberinya nama matadewa berwarna pink. Namun kemudian saya mengenal batu ini sebagai Batu Sulaiman.


BATU GARUT: sudah kristal, hijau, berkilau

Yang menyenangkan melihat batu yang satu ini, pasti terletak pada warnanya, yang hijau menyala, bagaikan kristal kaca. Ini batu didapat dari tukang batu alias beli.


SAFIR: putih susu

Bingung juga nyebut batu yang satu ini. Kata yang jual batu permata safir. Ditest dengan diamond selector, bunyi bib-nya sangat kencang. Ukurannya mungil dengan ikatan ring perak. Ikatan peraknya sangat elegant, sederhana tapi menawan. Kedua unsur ini, warna putih susu dan ring peraknya, menyebabkan saya membeli untuk mengoleksi batu ini.


CITRINE: kristal kuning keemasan

Ini di dapat dari beli. Kenapa saya memutuskan membelinya, karena seperti kaca kristal dengan warna keemasan. Ukurannya cukup besar. Ringnya pun nggak cocok dengan jari manis saya. Kebiasaan saya pake cincin di jari manis. Tapi ga apa. Yang penting saya memiliki koleksi jenis permata yang lain: citrine.



SAFIR: birunya begitu menggoda.

Birunya begitu menggoda.  Menyejukkan mata. Apalagi diikat dengan suasana yang kukuh, berwarna tembaga. Ustadz Raden yang membawa ini batu dari Kalimantan mengatakan bahwa ini Safir. Percaya sih ini batu permata Safir. Namun asalnya belum tau.Poko'e maknyussss...