Pertama kali dapat batu ini sekitar bulan Februari 2014, pemberian Ustadz Munawir ngacirrrrrr. Tapi warnanya sangat tidak menarik. Di samping warnanya tidak menarik, ukurannya pun mungil. Batunya berwarna abu-abu dengan ring aloy bergambar naga. Akhirnya batu ini saya simpan saja di lemari. Tapi beberapa bulan kemudian heboh fenomena batu. Di mana-mana orang membicarakan batu. Masing-masing yang memiliki batu, unjuk kehebatan, bagus, indah, kilau dan mahalnya batu yang dimiliki.
Mendapati fenomena seperti ini, batu mungi berwarna abu-abu itu, yang tersimpan di lemari, saya bawa dan tunjukkan kepada teman-teman yang tiap harinya sibuk membicarakan batu. Salah seorang teman bilang, wow unik ini batu, bisa mengeluarkan cahaya biru. Akupun dan teman-teman yang lain memperhatikan batu itu. Ternyata benar, memancarkan cahaya biru.Teman yang mendapati cahaya biru pada batu itu, memintanya, tapi nggak saya kasih. Karena dibilang ada cahaya biru, saya pun jadi penasaran.
Beberapa lama kemudian, aku mengenal batu ini disebut Labrador. Sebagian teman saya yang lain menyebutnya Biduri Bulan Laut.
Terlepas dari sebutan-sebutan itu, batu ini akhirnya menjadi batu pertama saya, meski bukan permata. Namun untuk memberi kesan gagah kepadanya. Ikatannya yang tadinya aloy itu saya ganti dengan perak dan pada 4 sisi sudutnya saya beri batu berlian. Wow...jadilah dia sebagai batu yang ajiebbbbb....warna birunya mengalahkan biru batu safir.....







Tidak ada komentar:
Posting Komentar